Gerbang Logika
Pada dasarnya sinyal digital merupakan memiliki sifat terputus-putus Selain itu, sinyal digital ini biasanya dilambangkan dengan suatu notasi aljabar 1 dan 0. Notasi 1 melambangkan terjadinya sebuah sinyal digital pada suatu benda. Sedangkan notasi 0 melambangkan tidak adanya hubungan pada suatu benda.
Sejarah gerbang logika dimulai dari aljabar Boolean oleh George Boole pada 1854, lalu diterapkan pada sakelar relai oleh Claude Shannon (1937) untuk sirkuit telepon. Evolusi berlanjut dari relai elektromekanis ke tabung vakum (1907), transistor (1948), hingga akhirnya IC (Integrated Circuit) pada 1958 yang memungkinkan jutaan gerbang dalam satu chip.
Gerbang logika digital menggunakan simbol grafis standar untuk mewakili operasi biner ( dan ). Jenis utamanya meliputi AND (perkalian/titik), OR (penjumlahan/ ), NOT (pembalik/lingkaran), serta kombinasi NAND, NOR, XOR, dan XNOR, yang menentukan keluaran berdasarkan kombinasi masukan.
Sejarah gerbang logika dimulai dari aljabar Boolean oleh George Boole pada 1854, lalu diterapkan pada sakelar relai oleh Claude Shannon (1937) untuk sirkuit telepon. Evolusi berlanjut dari relai elektromekanis ke tabung vakum (1907), transistor (1948), hingga akhirnya IC (Integrated Circuit) pada 1958 yang memungkinkan jutaan gerbang dalam satu chip.
Gerbang logika digital menggunakan simbol grafis standar untuk mewakili operasi biner ( dan ). Jenis utamanya meliputi AND (perkalian/titik), OR (penjumlahan/ ), NOT (pembalik/lingkaran), serta kombinasi NAND, NOR, XOR, dan XNOR, yang menentukan keluaran berdasarkan kombinasi masukan.
Komentar
Posting Komentar